🛡️ Sejarah Lasarte Kodam Borrada
Kodam Borrada (singkatan dari Komando Daerah Militer Borrada) merupakan sebuah satuan militer elite yang dibentuk dalam kerangka penguatan sistem pertahanan di wilayah timur strategis Republik. Di dalam struktur Kodam ini, terdapat satu distrik militer penting yaitu Kodim Lasarte, yang menjadi garda terdepan dalam pengamanan dan pembinaan teritorial wilayah perbatasan dan pesisir rawan infiltrasi asing.
Kodim Lasarte pertama kali dibentuk pada 18 Agustus 1979, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat potensi konflik sumber daya alam di wilayah Selatan Nusantara. Dibangun di atas bukit pengintai Lasarte — tempat yang dahulu digunakan pasukan lokal untuk memantau pergerakan laut dan darat — Kodim ini awalnya hanya berstatus sebagai pos pengamanan lintas sektor. Namun karena perannya yang sangat strategis, statusnya ditingkatkan menjadi Komando Distrik Militer penuh.
📍 Peran Strategis
Kodim Lasarte dikenal sebagai pelopor penerapan konsep “Pertahanan Adaptif Berbasis Kearifan Lokal”, yang menggabungkan kekuatan militer reguler dengan sistem pertahanan rakyat semesta berbasis desa. Hal ini menjadikan Kodim ini sangat efektif dalam menangani konflik sosial, perbatasan, hingga penanganan bencana alam.
Wilayah kerjanya meliputi:
-
Wilayah pesisir Teluk Warata
-
Pegunungan Pagarusa
-
Kawasan industri strategis Tanah Kura
Kodam Borrada sendiri berkedudukan di ibu kota provinsi fiktif Burang Raya, dan membawahi empat Korem utama yang salah satunya adalah Korem 104/Sagara Utama — induk komando Kodim Lasarte.
🔰 Lambang dan Motto
Kodim Lasarte memiliki lambang perisai dengan simbol Tombak Kembar dan Bintang Timur, yang melambangkan kekuatan dan kewaspadaan. Mottonya adalah:
“Sagara Wira Dharma — Menjaga Samudra, Mengabdi Tanpa Batas.”

